Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Senin, 07 Maret 2016

Unjuk Rasa

Jaringan Buruh Migran Indonesia
Beberapa organisasi Buruh Migran Indonesia yang tergabung dalam Jaringan Buruh Migran Indonesia yang peduli terhadap nasib kaum perempuan Indonesia yang bekerja di luar negeri pada tanggal 6 Maret 2016 memberikan pernyataan sikap dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional. Mereka menyampaikan beberapa tuntuntannya di depan Kantor KJRI Hong Kong yang diantaranya adalah :
  1. Pemerintah menghentikan segala upaya merubah data WNI yang sudah di luar negeri sebelum ada MoU antara Pemerintah Indonesia dengan Hong Kong;
  2. Pemerintah harus melakukan pendekatan diplomatik dengan pemerintah Hong Kong dan negara lain yang dituntut dan dipenjarakan akibat aturan ini;
  3. Kami juga menuntut agar pemerintah segera membebaskan buruh migran yang sudah divonis dan dipenjara serta dalam proses peradilan di Hong Kong tanpa syarat dan membiarkan mereka bekerja lagi pada majikannya;
  4. Segera menghapus pelarangan pindah agen dan pemberlakuan Kontrak Mandiri;
  5. Segera ciptakan undang-undang Perlindungan Sejati bagi BMI dan keluarganya;
  6. Mengkriminalkan overcharging dan menciptakan mekanisme komplain dan kompensasi bagi seluruh buruh migran korban overcharging dan pelanggaran-pelanggaran lain yang dilakukan PPTKIS;
  7. Meningkatkan pelayanan danpendampingan bagi buruh migran di luar negeri
Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong