Jumat, 22 April 2016

Lagi-lagi... WNI Terjerat Jaringan Narkotika sehingga harus Mendekam di Penjara

Persidangan Warga Negara Indonesia atas Terdakwa FT (Kelahiran Wonosobo, 28 tahun) pada hari Jum’at, tanggal 22 April 2016 dengan nomor kasus TWCC 2453/2015 di Eastern Court.
Terdakwa FT pertama kali datang ke Hong Kong pada bulan Juli 2013. Setelah setahun bekerja dengan majikan (sekitar tahun 2014), Terdakwa FT kemudian di interminate karena majikan mengetahui paspornya digadaikan untuk meminjam uang sebesar HKD 32.000 (tiga puluh dua ribu dollar Hong Kong). Pada bulan Maret 2015, Terdakwa FT mengajukan paper kepada kantor Imigrasi.
Pada suatu waktu Terdakwa FT berkenalan dengan JOSEPH EGBO (warga Negara Brazil) melalui sebuah media sosial. Setelah kenal dekat, JOSEPH EGBO menghubungi Terdakwa FT dan menyampaikan bahwa yang bersangkutan hendak mengirimkan hadiah ulang tahun kepada Terdakwa FT melalui kantor pos.
Pada tanggal 1 September 2015 sekitar pukul 14.30, Terdakwa FT mengambil paket tersebut ke kantor pos Kamtin Tuen Long. Setelah Terdakwa FT menerima kiriman tersebut, yang bersangkutan kemudian keluar dari kantor pos dan langsung ditangkap oleh Polisi Hong Kong.
Polisi Hong Kong kemudian menggeledah paket milik Terdakwa FT, dan menemukan kokain seberat 650 (enam ratus  lima puluh) gram dan setelah dicuci menjadi 454 (empat ratus lima puluh empat) gram.
Dalam persidangan tersebut, Penasehat Hukum Terdakwa mengajukan permohonan penundaan waktu sidang selama 6 (enam) minggu ke depan dan Hakim menyetujuinya dan menunda sidang sampai tanggal 3 Juni 2016 pukul 09.30.