Jumat, 17 Juni 2016

Kunjungan ke Tahanan WNI di Macau

Tim Citizen Service KJRI Hong Kong melakukan kunjungan ke Rumah Tahanan Estabelecimento Prisional de Macau pada hari Jumat tanggal 29 April 2016.
Kunjungan tersebut diterima oleh Social Worker untuk narapidana Warga Negara Indonesia. Narapidana yang berada di Estabelecimento Prisional de Macau saat ini sebanyak 14 (empat belas) orang, yang terdiri dari 10 (sepuluh) orang perempuan dan 4(empat) orang laki-laki dengan perincian tindak pidana sebagai berikut  :

a.    Narkotika                             :      9    orang (5 perempuan & 4 laki-laki)
b.    Pencurian                             :      3    orang (3 perempuan)
c.    Tindak Pidana Lainnya        :      2    orang (2 perempuan)
___________________________________________________
                       Jumah                   :     14    orang

Ada beberapa narapidana Warga Negara Indonesia yang akan segera menyelesaikan masa hukumannya dalam waktu dekat ini Tim Citizen Service yang datang pada kunjungan kali ini juga menerima permohonan dari para narapidana agar dapat dibantu dan dikoordinasikan dengan pejabat yang berwenang di penjara Macau khususnya terkait dengan penerbitan dokumen perjalanan (SPLP) yang akan digunakan untuk kepulangan ke Indonesia termasuk juga mengenai masalah tiket.
Dalam kunjungan tersebut, Tim Citizen Service telah memenuhi berbagai permintaan berupa barang yang diajukan oleh para narapidana WNI di penjara Macau pada saat pertemuan sebelumnya seperti buku Yasin, shampo, dan body lotion namun untuk permintaan baby oil untuk anak dari salah satu tahanan tidak dapat dipenuhi karena pihak penjara tidak mengizinkannya. Disamping itu terkait permintaan dari para tahanan pada waktu kunjungan sebelumnya yang meminta dibawakan makanan untuk dimakan secara bersama-sama pada saat kunjungan, maka Tim Citizen Service kali ini juga membawakan makanan berupa Mc Donald.
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh Tim Citizen Service, secara umum kondisi para narapidana sehat dan baik serta diperlakukan secara wajar oleh pihak penjara di Macau.