Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Rabu, 20 Juli 2016

Akhirnya Terdakwa AR Divonis Hukuman Percobaan

Persidangan lanjutan dengan nomor kasus STCC 928/2016 atas Terdakwa berinisial AR (Ponorogo, 26 Mei 1982) telah dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 20 Juli  2016 bertempat di Shatin Court.

Terdakwa  AR yang datang pertama kali ke Hong Kong sebagai domestic helper pada tanggal 6 Juli 2005 dan paspor dikeluarkan di Kantor Imigrasi Surabaya. Setelah beberapa kali memperpanjang paspor dengan menggunakan data yang sama. Kemudian Terdakwa kemudian pulang ke Indonesia dengan tujuan membuat paspor baru tapi dengan mengubah data paspor sesuai dengan dokumen pendukung yang yang benar.

Setelah kontrak kerjanya di Hong Kong selesai, Terdakwa AR kemudian kembali ke Indonesia namun Terdakwa datang kembali ke Hong Kong dengan menggunakan visa turis dengan tujuan untuk menikah dengan seorang laki-laki berkewarganegaraan Hong Kong (Mantan Majikan).

Pada saat hendak mendaftar untuk proses pernikahan, terdakwa mendapatkan masalah di kantor imigrasi Hong Kong karena terdapatnya perbedaan data paspor. Kemudian Terdakwa diinvestigasi di imigrasi Kowloon Bay pada tanggal 9 Oktober 2015.

Pada persidangan terdahulu, terdakwa telah didakwa dengan 4 (empat) tindak pidana, akan tetapi berdasarkan berbagai pertimbangan, Hakim akhirnya menyetujui untuk menetapkan terdakwa dengan 2 (dua) tindak pidana, yakni :
Dakwaan terhadap terdakwa yang memalsukan dokumen;
Dakwaan terhadap terdakwa yang keluar dan masuk Hong Kong dengan menggunakan dokumen palsu;

Pada persidangan hari ini, Terdakwa  mengakui terhadap tuduhan tersebut,  pada saat Terdakwa pulang ke Indonesia  Terdakwa pernah datang ke Pengadilan setempat untuk mengurus penggantian tahun kelahirannya dengan maksud hendak menikah dengan majikannya yang selama ini di rawatnya , hingga akhirnya dengan berbagai pertimbangan yang khusus dari Hakim, maka Hakim menjatuhkan hukuman percobaan selama 3 bulan dengan masa percobaan selama 3 ( tiga ) tahun. Dengan syarat selama tiga tahun yang bersangkutan tidak boleh melakukan lagi pelanggaran hukum di Hong Kong. Apabila Terdakwa AR melakukan pelanggaran hukum lagi di Hong Kong dalam kurun waktu tiga tahun tersebut, maka yang bersangkutan harus menjalani hukuman penjara selama 3 bulan dan  ditambah dengan hukuman pada pelanggaran yang baru.


Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong