Rabu, 10 Agustus 2016

RO diadili karena Terlibat Kasus Pencurian

Persidangan WNI dengan nomor kasus ESCC 2039/2016 atas nama Terdakwa berinisial RO ( Lampung, 2 Februari 1986 ) telah dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 10 Agustus 2016 bertempat di Eastern Court.
Terdakwa RO  diajukan ke persidangan dengan dakwaan telah melakukan tindak pidana pencurian di rumah majikannya yang berlokasi di daerah Central  di Hong Kong.
Terdakwa RO datang ke Hong Kong untuk bekerja sebagai domestic helper dimana  kontrak kerja dengan majikannya akan berakhir  pada tanggal 28 Juni 2016.
Pada saat kontrak kerjanya berakhir dan Terdakwa RO akan meninggalkan rumah majikannya ternyata dalam kopernya telah ditemukan beberapa barang berharga milik majikannya seperti perhiasan sehingga oleh majikannya Terdakwa kemudian dilaporkan ke pihak Kepolisian.
Berdasarkan laporan dari majikannya tersebut, maka Terdakwa RO kemudian ditangkap oleh Petugas Kepolisian Central dan dibawa ke Kantor Kepolisian Central guna untuk di interogasi.
Selanjutnya pada tanggal 29 Juni 2016 Terdakwa RO di bawa ke rumah tahanan di Tai Lam yang kemudian Terdakwa dipindahkan ke Lowu pada tanggal 2 Juli 2016.
Terdakwa RO telah mengakui kesalahannya pada saat diinterogasi oleh petugas Kepolisian Central bahwa dirinya telah melakukan pencurian di rumah majikannya.

Hasil persidangan hari ini, Jaksa Penuntut Umum mengajukan permohonan agar persidangan ditunda sebab Jaksa Penuntut Umum masih membutuhkan waktu untuk mempelajari kasusnya Terdakwa RO. Hakim menyetujui permohonan dari Jaksa Penuntut Umum tersebut sehingga Hakim kemudian memutuskan untuk menunda persidangan perkara atas nama Terdakwa RO sampai dengan tanggal 24 Agustus 2016 dan Terdakwa RO juga diizinkan apabila akan mengajukan bail out