Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Selasa, 15 November 2016

Beda Dokumen, HAR Dituduh Melanggar Peraturan Keimigrasian Hong Kong

Persidangan dengan nomor kasus STCC 3577/2016 atas nama Terdakwa berinisial HAR  (32 tahun), telah dilaksanakan pada hari Selasa  tanggal 15 November  2016 bertempat di Shatin Court  lantai  3 court 1.
Terdakwa HAR pertama kali datang ke Hong Kong pada tahun 2010 dan   bekerja hanya selama 1 bulan  pada majikan yang berlokasi di South Horizon  kemudian di-terminate  oleh  majikan.
Pada saat Terdakwa HAR masih bekerja dengan majikannya tersebut, majikannya telah meminta kepada Terdakwa HAR  untuk menyerahkan dokumen milik Terdakwa yang ada di Indonesia karena dokumen milik Terdakwa disimpan oleh PT yang memberangkatkannya ke Hong Kong, dan saat itu Ibu dari Terdakwa HAR  hanya mengirimkan copy dari KARTU KELUARGA  yang masih dimilikinya dan disimpan di rumah Terdakwa HAR dimana copy Kartu Keluarga yang diterima Terdakwa HAR kemudian diserahkan kepada majikannya dan setelah beberapa hari kemudian Terdakwa HAR  di-terminate oleh majikannya.
Data yang terdapat pada Kartu Keluarga milik Terdakwa HAR tertera bahwa tahun kelahiran dari Terdakwa HAR adalah tahun 1986 sedangkan data kelahiran yang tertera di Paspor adalah tahun 1984.
Pada tahun 2014 Terdakwa HAR datang kembali ke Hong Kong untuk bekerja sebagai domestic helper dan bekerja pada majikan yang berlokasi di Yuen Long hingga finish kontrak selama 2 tahun.
Pada bulan April 2016  pada  saat Terdakwa HAR hendak memperpanjang kontrak kerjanya dengan majikan yang sama di Imigrasi Hong Kong yang bersangkutan diminta untuk datang ke Kantor Imigrasi Kowloon Bay dikarenakan terdapat perbedaan data pada dokumen Terdakwa HAR.
Terdakwa HAR  dituduh telah melakukan pelanggaran Keimigrasian di Hong Kong dengan memberikan informasi dan data yang tidak benar / palsu yang mana data yang ada di Paspor tidak sesuai dengan Kartu Keluarga Terdakwa HAR yang terdapat di Imigrasi Ho.
Selama menjalani proses persidangan Terdakwa HAR  diizinkan bailout dengan uang jaminan sebesar HK$ 100 (seratus hongkong dollar)  dan saat ini Terdakwa ditampung oleh agennya yang bernama Safe Trading.
Hasil persidangan pada hari ini bahwa pihak Pengacara maupun Jaksa memohon kepada Hakim untuk menunda persidangan  Terdakwa HAR  guna mempelajari Mitigation Letter yang disampaikan oleh Konsul Imigrasi KJRI Hong Kong dan Hakim menyetujuinya sehingga persidangan ditunda sampai dengan tanggal 6 Desember 2016.

Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong