Selasa, 22 November 2016

Jadi Overstay Tidak Seindah yang Dibayangkan

Persidangan Warga Negara Indonesia dengan nomor kasus STCC 4594/2016 atas nama Terdakwa TB  (32 tahun),  telah dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 22 November  2016 bertempat di Shatin Court  lantai 6 court 7;
Terdakwa TB diajukan ke persidangan dengan dakwaan telah melakukan pelanggaran Keimigrasian di Hong Kong yaitu telah melewati batas ijin tinggal di Hong Kong selama 2 tahun 6 bulan ;
Adapun kronologis perkara dari Terdakwa  TB pada pokoknya sebagai berikut :
  1. Pertama kali Terdakwa TB  datang ke Hong Kong pada tahun 2010 untuk bekerja sebagai domestic helper dan telah beberapa kali berganti majikan di Hong Kong dimana majikan terakhir berlokasi di daerah Kwai Hing ; 
  2. Pada bulan Mei 2014 Terdakwa TB  telah diputus kontrak kerjanya oleh majikan dan dikarenakan Terdakwa TB tidak mendapatkan majikan baru maka yang bersangkutan akhirnya menjadi overstayer di Hong Kong selama 2 tahun 6 bulan  ;
  3. Pada tanggal 14 November 2016  Terdakwa TB datang ke Imigrasi Kowloon Bay untuk menyerahkan diri sebab Terdakwa TB berkeinginan untuk pulang ke tanah air ;  
  4. Terdakwa TB  telah mengakui kesalahannya pada saat di interogasi oleh petugas di Imigrasi Kowloon Bay  bahwa dirinya telah melakukan pelanggaran Keimigrasian di Hong Kong ;

Hasil persidangan hari ini Terdakwa TB mengakui kesalahannya dan Hakim kemudian memutuskan bahwa Terdakwa TB terbukti bersalah  dan oleh karenanya yang bersangkutan dijatuhi hukuman penjara selama  6 minggu.