Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Rabu, 28 Desember 2016

HAR Dituduh Memberikan Informasi Palsu

Persidangan dengan nomor kasus STCC 3577/2016 atas nama Terdakwa berinisial HAR  (22 tahun asal Magetan) telah dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 28 Desember 2016 bertempat di Shatin Court  lantai  3 court 1;
Terdakwa HAR pertama kali datang ke Hong Kong pada tahun 2010 dan bekerja hanya selama 1 bulan  pada majikan yang berlokasi di South Horizon  kemudian di-terminate  oleh  majikan  ;
Pada saat Terdakwa HAR masih bekerja dengan majikannya tersebut, majikannya telah meminta kepada Terdakwa HAR  untuk menyerahkan dokumen milik Terdakwa yang ada di Indonesia karena dokumen milik Terdakwa disimpan oleh PT yang memberangkatkannya ke Hong Kong, dan saat itu Ibu dari Terdakwa HAR  hanya mengirimkan copy dari KARTU KELUARGA  yang masih dimilikinya dan disimpan di rumah Terdakwa HAR dimana copy Kartu Keluarga yang diterima Terdakwa HAR kemudian diserahkan kepada majikannya dan setelah beberapa hari kemudian Terdakwa HAR  di-terminate oleh majikannya ; 
Data yang terdapat pada Kartu Keluarga milik Terdakwa HAR tertera bahwa tahun kelahiran dari Terdakwa HAR adalah tahun 1986 sedangkan data kelahiran yang tertera di Paspor adalah tahun 1984 ; 
Pada tahun 2014 Terdakwa HAR datang kembali ke Hong Kong untuk bekerja sebagai domestic helper dan bekerja pada majikan yang berlokasi di Yuen Long hingga finish kontrak selama 2 tahun ;
Pada bulan April 2016  pada  saat Terdakwa HAR hendak memperpanjang kontrak kerjanya dengan majikan yang sama di Imigrasi Hong Kong yang bersangkutan diminta untuk datang ke Kantor Imigrasi Kowloon Bay dikarenakan terdapat perbedaan data pada dokumen Terdakwa HAR; 
Terdakwa HAR  dituduh telah melakukan pelanggaran Keimigrasian di Hong Kong dengan memberikan informasi dan data yang tidak benar / palsu yang mana data yang ada di Paspor tidak sesuai dengan Kartu Keluarga Terdakwa HAR yang terdapat di Imigrasi Hong Kong ;
Selama menjalani proses persidangan Terdakwa HAR  diizinkan bailout dengan uang jaminan sebesar HK$ 100 (seratus Hong Kong dollar)  dan saat ini Terdakwa ditampung oleh agennya yang bernama Safe Trading di Yuen Long ;
Hasil persidangan pada hari ini bahwa pihak Pengacara maupun Jaksa memohon kepada Hakim untuk menunda kembali  persidangan  Terdakwa HAR guna mempelajari Mitigation Letter yang disampaikan oleh Konsul Imigrasi KJRI Hong Kong dan sambil menunggu jawaban dari Imigrasi Hong Kong terkait dengan  kebenaran data dari Terdakwa HAR ;
Atas permohonan yang disampaikan oleh pihak Pengacara maupun Jaksa tersebut, Hakim menyetujuinya dan memutuskan untuk menunda persidangan sampai dengan tanggal 24 Januari 2017.


Jumat, 23 Desember 2016

PMI Diadili Akibat Bekerja di Restoran Milik Majikan

Persidangan dengan nomor kasus STCC 3656/2016 atas nama Terdakwa berinisial SE  (26 tahun asal Banjarnegara)  telah dilaksanakan pada hari  Jumat   tanggal  23 Desember 2016 bertempat di Shatin Court  lantai  3 court 1.
Terdakwa SE pertama kali datang ke Hong Kong pada bulan November 2008, kemudian Terdakwa break kontrak dan meninggalkan Hong Kong menuju ke Cina untuk menunggu visa dari majikan baru yang diproses melalui sebuah Agen di Yuen Long.
Terdakwa SE masuk ke rumah majikan baru pada bulan Juli 2009 dan bekerja sampai dengan saat ini hingga Terdakwa SE  di tangkap oleh polisi Yuen Long pada tanggal 20 September 2016.
Terdakwa SE di tangkap pada saat sedang mencuci piring di sebuah restaurant milik majikannya yang berlokasi di Yuen Long.
Terdakwa SE dituduh telah melakukan pelanggaran Keimigrasian di Hong Kong yaitu telah bekerja sebagai pencuci piring di restaurant milik majikannya dimana pada persidangan sebelumnya Terdakwa SE  telah mengakui kesalahannya dan bersedia untuk bekerja sama dengan pihak Labour Section dan Imigrasi Hong Kong untuk memberikan kesaksian di persidangan berikutnya terkait dengan pelanggaran yang dilakukan oleh majikannya.
Pada persidangan hari ini Jaksa Penuntut Umum meminta kepada Hakim untuk dapat mempelajari pernyataan yang diberikan oleh Terdakwa SE, apakah pernyataan yang diberikan oleh Terdakwa SE tersebut nantinya dapat digunakan untuk memproses majikannya di pengadilan, dan apabila pernyataan  tersebut memang dapat digunakan dalam proses hukum terhadap majikannya hal tersebut nantinya akan menjadi pertimbangan untuk pemberian keringanan hukuman bagi Terdakwa SE.
Berkaitan dengan permintaan dari Jaksa Penuntut Umum tersebut Hakim menyetujuinya dan selanjutnya menunda persidangan perkara atas nama Terdakwa SE  sampai dengan tanggal 13  Januari 2017.              


Kamis, 22 Desember 2016

Lupa Bayar Saat Belanja, PMI Diadili

Persidangan dengan nomor kasus STCC 4862/2016  atas nama Terdakwa berinisial SZ (43 tahun asal Semarang), telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 22 Desember 2016 bertempat di Shatin Court  lantai  6 court 7 ;
Terdakwa SZ datang ke Hong Kong pada tahun  2010  dan bekerja sebagai domestic helper dengan majikan yang berlokasi di daerah Shatin hingga saat ini ;
Pada tanggal 8 Desember 2016  ketika Terdakwa SZ pergi berbelanja di supermarket Park n Shop di daerah Shatin, seorang petugas supermarket telah memperhatikan  saat Terdakwa  SZ   mengambil 1 bungkus daging babi  dan 2 bungkus tomat dimana barang-barang tersebut kemudian dimasukkan ke dalam tas yang di bawanya dan Terdakwa SZ pergi meninggalkan supermarket tersebut tanpa membayar di kasir;
Pada saat Terdakwa SZ  meninggalkan supermarket,  yang bersangkutan kemudian dicegat oleh petugas supermarket dan membawanya kembali ke supermarket serta melaporkannya ke polisi dengan tuduhan bahwa  Terdakwa   SZ telah melakukan pencurian barang di supermarket dimana Terdakwa SZ  langsung ditangkap dan dibawa ke kantor polisi untuk di interview namun Terdakwa dizinkan bailout dengan uang jaminan sebesar HKD 500 (lima ratus hongkong dollar) sampai menunggu hari persidangannya ;
Adapun hasil persidangan hari ini Terdakwa SZ  telah mengakui kesalahannya sehingga  Hakim menyatakan bahwa Terdakwa SZ bersalah dan  kemudian Hakim  menjatuhkan hukuman denda sebesar HKD 1,000 (seribu hongkong dollar) dan hukuman penjara selama 1 tahun dengan masa percobaan selama selama 1 tahun, dimana  saat ini Terdakwa SZ tidak perlu menjalani hukuman penjaranya, namun dalam waktu 1 tahun Terdakwa SZ tidak boleh melakukan lagi kesalahan dimana apabila dalam kurun waktu 1 tahun Terdakwa SITI  ZUBAIDAH melakukan kesalahan lagi maka Terdakwa  SZ akan dikenakan hukuman penjara selama 1 tahun ditambah dengan hukuman untuk kesalahan yang baru dilakukannya tersebut.


Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong