Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Kamis, 22 Desember 2016

Lupa Bayar Saat Belanja, PMI Diadili

Persidangan dengan nomor kasus STCC 4862/2016  atas nama Terdakwa berinisial SZ (43 tahun asal Semarang), telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 22 Desember 2016 bertempat di Shatin Court  lantai  6 court 7 ;
Terdakwa SZ datang ke Hong Kong pada tahun  2010  dan bekerja sebagai domestic helper dengan majikan yang berlokasi di daerah Shatin hingga saat ini ;
Pada tanggal 8 Desember 2016  ketika Terdakwa SZ pergi berbelanja di supermarket Park n Shop di daerah Shatin, seorang petugas supermarket telah memperhatikan  saat Terdakwa  SZ   mengambil 1 bungkus daging babi  dan 2 bungkus tomat dimana barang-barang tersebut kemudian dimasukkan ke dalam tas yang di bawanya dan Terdakwa SZ pergi meninggalkan supermarket tersebut tanpa membayar di kasir;
Pada saat Terdakwa SZ  meninggalkan supermarket,  yang bersangkutan kemudian dicegat oleh petugas supermarket dan membawanya kembali ke supermarket serta melaporkannya ke polisi dengan tuduhan bahwa  Terdakwa   SZ telah melakukan pencurian barang di supermarket dimana Terdakwa SZ  langsung ditangkap dan dibawa ke kantor polisi untuk di interview namun Terdakwa dizinkan bailout dengan uang jaminan sebesar HKD 500 (lima ratus hongkong dollar) sampai menunggu hari persidangannya ;
Adapun hasil persidangan hari ini Terdakwa SZ  telah mengakui kesalahannya sehingga  Hakim menyatakan bahwa Terdakwa SZ bersalah dan  kemudian Hakim  menjatuhkan hukuman denda sebesar HKD 1,000 (seribu hongkong dollar) dan hukuman penjara selama 1 tahun dengan masa percobaan selama selama 1 tahun, dimana  saat ini Terdakwa SZ tidak perlu menjalani hukuman penjaranya, namun dalam waktu 1 tahun Terdakwa SZ tidak boleh melakukan lagi kesalahan dimana apabila dalam kurun waktu 1 tahun Terdakwa SITI  ZUBAIDAH melakukan kesalahan lagi maka Terdakwa  SZ akan dikenakan hukuman penjara selama 1 tahun ditambah dengan hukuman untuk kesalahan yang baru dilakukannya tersebut.


Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong