Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Selasa, 20 Desember 2016

Overstay 10 Bulan, PMI Diadili


Persidangan Warga Negara Indonesia dengan nomor kasus STCC 3969/2016 atas nama Terdakwa berinisial MA  kelahiran Ngawi dan berusia 39 tahun  telah dilaksanakan pada hari Selasa  tanggal  20 Desember  2016 bertempat di Shatin Court  lantai 5 court 6;
Terdakwa MA diajukan ke persidangan dengan dakwaan telah melakukan pelanggaran Keimigrasian di Hong Kong yaitu telah melewati batas ijin tinggal di Hong Kong selama 10 bulan  ;
Terdakwa MA  pertama kali datang ke Hong Kong pada bulan Agustus tahun 2011 untuk bekerja sebagai domestic helper dan telah dua  kali berganti majikan di Hong Kong dimana majikan terakhir berlokasi di daerah Loha’s Park  ; 
Pada tanggal 6 Mei 2016 Terdakwa MA datang ke Imigrasi Kowloon Bay untuk menyerahkan diri dan mengajukan bail out dengan uang jaminan sebesar HKD 100 (seratus hongkong dollar) sebab Terdakwa MA berkeinginan untuk mengajukan paper dan dapat tinggal di Hong Kong bersama teman laki-lakinya yang juga memegang paper dan  berkewarganegaraan India  ; 
Terdakwa MA  telah mengakui kesalahannya pada saat di interogasi oleh petugas di Imigrasi Kowloon Bay  yaitu dirinya telah melakukan pelanggaran Keimigrasian di Hong Kong ;
Hasil persidangan pada hari ini, Terdakwa  MA  mengakui kesalahannya dan Hakim  memberikan kesempatan terakhir  kepada Terdakwa MA  untuk mengajukan permohonan papernya lagi  sebab permohonan paper dari Terdakwa MA telah ditolak oleh Imigrasi Hong Kong untuk kedua kalinya karena alasan yang tidak dapat diterima oleh Imigrasi Hong Kong. Oleh karena itu Hakim selanjutnya menunda persidangan perkara atas nama Terdakwa MA sampai dengan tanggal 4 Januari 2017 .


Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong