Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Jumat, 02 Desember 2016

SE Dipenjara Akibat Bekerja di Luar Ketentuan Kontrak



Persidangan dengan nomor kasus STCC 3656/2016 atas nama Terdakwa berinisial SE  (Banjarnegara, 15 Juli 1980)  telah dilaksanakan pada hari  Jumat   tanggal  2 Desember 2016 bertempat di Shatin Court  lantai  6 court 7.
Terdakwa SE pertama kali datang ke Hong Kong pada bulan November 2008, kemudian Terdakwa break kontrak selanjutnya meninggalkan Hong Kong menuju ke Cina untuk menunggu visa dari majikan baru yang diproses melalui sebuah Agen di Yuen Long ;
Terdakwa SE masuk ke rumah majikan baru pada bulan Juli 2009 dan bekerja sampai dengan saat ini hingga Terdakwa SE  di tangkap oleh polisi Yuen Long pada tanggal 20 September 2016.
Terdakwa SE  ditangkap pada saat sedang mencuci piring di sebuah restaurant milik majikannya yang berlokasi di Yuen Long.
Terdakwa SE kemudian dibawa ke Kantor Imigrasi Kowloon Bay  guna untuk di wawancara / diinterogasi lebih lanjut. Disamping itu Terdakwa SE juga diminta untuk  menghadiri persidangan pada tanggal 7 Oktober 2016 di Shatin Court dimana yang bersangkutan didakwa telah melanggar peraturan Keimigrasian Hong Kong yaitu telah bekerja sebagai pencuci piring, sedangkan kontrak kerjanya adalah sebagai domestic helper di Hong Kong.
Hasil persidangan hari ini Terdakwa SE telah mengakui perbuatannya sehingga pihak Jaksa yang bekerja sama dengan Labour Section Hong Kongg akan mengambil kembali pernyataan dari Terdakwa SE untuk menjadi saksi dalam persidangan majikannya.
Disamping itu pada persidangan tersebut Hakim juga mengabulkan permohonan bail out dari Terdakwa SE dengan jaminan HK$ 500 dimana yang bersangkutan selanjutnya akan ditampung di Mongkok (tempat yang disiapkan pengacara). Terdakwa SE selama bail out diharuskan untuk lapor diri ke Kantor Polisi Mongkok setiap hari antara jam 6-9 pm dan selama di bail out tidak diizinkan untuk berhubungan dengan orang-orang yang terkait dengan kasus yang sedang dihadapinya dimana apabila yang bersangkutan melanggar maka Terdakwa SE akan di tahan kembali. Selanjutnya Hakim memutuskan untuk menunda persidangan sampai dengan tanggal 23 Desember 2016.
Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong