Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Senin, 05 Desember 2016

Seorang PMI Dilaporkan Nenek atas Tuduhan Penganiayaan

Persidangan Warga Negara Indonesia dengan nomor kasus KTCC 3444/2016  atas nama Terdakwa berinisial THA (46 tahun asal Cilacap) telah dilaksanakan pada hari Senin tanggal 5 Desember 2016 bertempat di Kowloon City Court  lantai  5 court 1.
Terdakwa THA   diajukan ke persidangan dengan dakwaan telah melakukan penganiayaan terhadap majikan yang di jaganya.
Adapun kronologis perkara dari Terdakwa THA  pada pokoknya sebagai berikut.
Terdakwa THA   pertama kali datang ke Hong Kong pada tahun 2008  dan  bekerja sebagai domestic helper  dan telah berganti majikan beberapa kali di Hong Kong. Majikan terakhir Terdakwa THA   berlokasi  di daerah Mei Foo.
Pada tanggal 5 Oktober 2016 Terdakwa THA  dilaporkan oleh majikannya bahwa Terdakwa THA telah mendorong nenek sehingga nenek terjatuh di dalam kamarnya.
Kemudian pada hari yang sama polisi datang dan membawa Terdakwa THA   untuk di interogasi di Kantor Polisi  di Cheung Sha Wan dimana  Terdakwa THA  kemudian ditahan di Penjara Tailam dari tanggal 7- 24 Oktober 2016.
Terdakwa THA   diizinkan untuk bail out dengan uang jaminan sebesar HKD 80 (delapan puluh hongkong dollar) dan ditampung selama 25 hari di agen KK Leung.
Pada tanggal 13 November 2016 Terdakwa THA   datang ke KJRI untuk meminta bantuan karena pihak Agen tidak dapat memberikan tempat penampungan lagi sehingga Terdakwa THA   saat ini di tampung di shelter KJRI Hong Kong.
Hasil  persidangan hari ini Terdakwa THA  tetap  tidak mengakui bahwa dirinya telah menganiaya nenek (mendorong nenek sehingga jatuh) dan pengacara serta jaksa penuntut memohon kepada hakim untuk diberikan waktu lagi guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan  Hakim menyetujuinya dengan memutuskan untuk menunda persidangan Terdakwa THA  sampai dengan tanggal 9 Januari 2017.
Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong