Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Jumat, 21 Juli 2017

Setelah Ditangkap karena Overstay, RA Akhirnya Mengajukan Status Paper

Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa berinisial RA (36 tahun asal Cirebon) telah dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 21 Juli 2017 bertempat di pengadillan Shatin lantai 3 court 1.
Terdakwa RA datang ke Hong Kong sejak tahun 2007 dan bekerja sebagai domestic helper, majikan  terakhir dimana Terdakwa RA bekerja berlokasi di daerah Ho Man Tin, namun sebelum Kontrak Kerjanya berakhir Terdakwa RA telah memutuskan Kontrak Kerjanya, sehingga yang bersangkutan hanya bekerja selama 5 bulan saja sampai dengan bulan September 2016.
Setelah memutuskan Kontrak Kerjanya tersebut, Terdakwa RA tidak juga mendapatkan majikan yang baru hingga batas izin tinggalnya di Hong Kong telah habis tetapi yang bersangkutan masih tetap berada di Hong Kong dan akhirnya menjadi overstay selama 6 bulan.
Pada tanggal  14 Maret  2017 Terdakwa RA datang ke Kantor Imigrasi di Kowloon Bay untuk menyerahkan diri dan setelah petugas Imigrasi menginterogasi Terdakwa RA maka Terdakwa RA diizinkan untuk bail out dengan membayar uang jaminan sebesar HKD 100 (seratus Hong Kong dollar) dan  Terdakwa RA diizinkan untuk tinggal bersama temannya sampai menunggu hari persidangannya.

Adapun hasil persidangan pada hari ini Hakim memutuskan  bahwa dakwaan terhadap Terdakwa  RA yaitu telah melanggar peraturan Keimigrasian di Hong Kong dengan overstay selama 6 bulan telah dibatalkan dikarenakan permohonan paper dari yang bersangkutan telah disetujui dan oleh karenanya Terdakwa RA  diizinkan untuk mengambil kembali uang jaminannya yang sebesar HKD 100 (seratus Hong Kong dollar).
Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong