Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Kamis, 20 Juli 2017

Sidang SA Ditunda, Hakim Tolak Permohonan Bail Out-nya


Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa SA (44 tahun asal Blora) telah dilaksanakan pada hari Kamis  tanggal 20 Juli 2017 bertempat di Tuen Mun  Court  lantai  3  court 1.
Terdakwa SA datang ke Hong Kong pada  tanggal 13 Februari 2014  dan bekerja sebagai domestic helper dimana setelah kontraknya habis Terdakwa SA kemudian memperpanjang kontrak dengan majikannya yang sama dan bekerja hingga saat ini.
Pada tanggal  11 Juli 2017 tiba-tiba beberapa orang polisi datang ke rumah majikan untuk menangkap  Terdakwa SA dengan tuduhan bahwa Terdakwa SA telah melakukan penganiayaan terhadap bayi majikan yang dirawatnya dan  saat ini  berusia 2 bulan.
Terdakwa SA pada hari yang sama kemudian di bawa ke Kantor  Polisi untuk diinterview dan diinterogasi guna mendapatkan informasi yang lebih jelas dimana pada kesempatan tersebut Terdakwa SITI  AMINAH menjelaskan bahwa pada tanggal 2 Juli 2017  saat Terdakwa SA meninggalkan  bayi yang berusia 2 bulan itu sedang tertidur di tempat tidurnya, yang bersangkutan tidak mengetahui jika kakak dari bayi yang berusia 2 bulan itu datang menghampiri bayi  tersebut dan ketika Terdakwa SA kembali ke kamar tidur bayi ternyata bayi yang dirawatnya tersebut sudah jatuh dilantai dan dalam kondisi sedang menangis.
Adapun hasil persidangan pada hari ini yaitu bahwa permohonan  kedua  untuk mengajukan bail out dari Terdakwa SA telah ditolak oleh Hakim, dan Hakim juga memutuskan bahwa sidang Terdakwa SA akan ditunda sampai dengan tanggal 23 Agustus 2017 dimana sambil menunggu persidangan berikutnya Terdakwa SA akan tetap di tahan di penjara Tailam Centre for Women.
Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong