Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Senin, 28 Agustus 2017

JUM Kabur dari Rumah Majikan, Overstay, Lalu Menyerahkan Diri karena Ingin Pulang ke Tanah Air

Senin, 28 Agustus 2017 telah dilaksanakan persidangan Warga Negara Indonesia dengan Nomor Kasus STCC 2892/2017  atas nama Terdakwa berinisial JUM (40 tahun asal Pasuruan) bertempat di Shatin  Court  lantai  6  court 7.
Terdakwa JUM datang ke Hong Kong pada bulan April 2012 dan bekerja sebagai domestic helper dan telah berganti beberapa majikan,  majikan terakhir Terdakwa JUM   berlokasi di daerah  Sham Shui Po, dan pada tanggal 29 Februari 2016  Sebelum kontrak kerjanya habis Terdakwa JUM telah memutuskan untuk mengakhiri kontrak kerja dengan  majikannya, dengan melarikan diri (kabur) pada saat hari liburnya dengan tidak kembali ke rumah majikannya  hingga Terdakwa JUM akhirnya overstay di Hong Kong selama 1 tahun 4,5 bulan.
Pada tanggal  18 Juli 2017  Terdakwa JUM menyerahkan diri ke Kantor Imigrasi di Ma Tao Kok karena Terdakwa JUM berkeinginan untuk pulang ke tanah air. Setelah Terdakwa JUM diinterogasi dan diinterview oleh petugas Imigrasi maka yang bersangkutan diizinkan untuk bail out dengan uang jaminan sebesar HKD 100 (Seratus Hong Kong dollar) dan menunggu sampai dengan hari persidangannya.
Hasil persidangan pada hari ini telah dibacakan dakwaan terhadap Terdakwa JUM, bahwa yang bersangkutan telah melanggar peraturan Keimigrasian di Hong Kong yaitu telah overstay di Hong Kong selama 1 tahun 4,5 bulan, dimana atas dakwaan tersebut Terdakwa JUM mengakuinya sehingga Hakim kemudian memutuskan bahwa Terdakwa JUM dinyatakan bersalah dan oleh karenanya yang bersangkutan dijatuhi hukuman dengan pidana penjara selama  4 minggu dengan masa percobaan selama 15 bulan.  Dengan vonis tersebut maka Terdakwa JUM tidak perlu menjalani hukuman penjara namun dalam waktu 15 bulan  Terdakwa JUM  tidak diperbolehkan untuk melakukan pelanggaran atau berbuat kesalahan lagi. Apabila Terdakwa melakukan kesalahan / pelanggaran yang baru dalam waktu 15 bulan, maka Terdakwa harus menjalani hukuman penjara selama 4 minggu  ditambah dengan hukuman yang baru atas pelanggaran yang telah dilakukannya tersebut.


Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong