Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Jumat, 18 Agustus 2017

Karena Ingin Melahirkan di Hong Kong, PIT Menyerahkan Diri ke Imigrasi

Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa berinisial PIT  (35 tahun asal Ngawi)  telah dilaksanakan pada hari Jumat  tanggal  18 Agustus  2017 bertempat di Shatin Court lantai 3.
Terdakwa PIT  datang ke Hong Kong pada tahun 2006 dan bekerja sebagai domestic helper. Terdakwa PIT  telah berganti 3 kali majikan di Hong Kong, namun setelah kontrak kerjanya berakhir pada  bulan November  2014, Terdakwa PIT  tidak juga mendapatkan majikan baru sampai akhirnya yang bersangkutan menjadi overstay di Hong Kong  selama 2 tahun 8 bulan. Adapun saat ini Terdakwa PIT sedang hamil 8 bulan dan hidup bersama dengan seorang laki-laki berkewarganegaraan China dan tinggal di daerah Tin Hau.
Pada tanggal 12 Juli 2017  Terdakwa PIT  menyerahkan diri ke Kantor Imigrasi di Kowloon Bay  dikarenakan yang bersangkutan  berkeinginan untuk melahirkan di Hong Kong dimana pihak Imigrasi Hong Kong kemudian melakukan interogasi dan Terdakwa PIT   selanjutnya diijinkan untuk bail out dengan membayar uang jaminan sebesar HKD 100 (seratus Hong Kong dollar ) sambil menunggu sampai dengan hari persidangannya.
Hasil Persidangan pada hari ini yaitu dikarenakan Terdakwa PIT mengakui perbuatanya bahwa dirinya telah melanggar peraturan Keimigrasian di Hong Kong dengan telah overstay selama 2 tahun 8  bulan, dan mengingat Terdakwa PIT  sedang mengajukan paper kepada Imigrasi Hong Kong yang sampai saat ini belum ada surat jawaban dari Kantor Imigrasi Hong Kong, maka Hakim mengizinkan Terdakwa PIT  untuk melahirkan bayinya di Hong Kong sambil menunggu keputusan dari Kantor Imigrasi Hong Kong terkait dengan pengajuan paper-nya tersebut. Disamping itu pada persidangan hari ini Hakim juga telah memutuskan bahwa Terdakwa PIT dinyatakan bersalah dan oleh karenanya yang bersangkutan dijatuhi  hukuman pidana penjara selama  3 bulan  dengan masa percobaan selama 24 bulan.  Dengan vonis tersebut maka Terdakwa PIT tidak perlu menjalani hukuman penjara namun dalam waktu 24 bulan  Terdakwa  PIT tidak diperbolehkan untuk melakukan pelanggaran atau berbuat kesalahan lagi. Apabila Terdakwa melakukan kesalahan / pelanggaran yang baru dalam waktu 24  bulan, maka Terdakwa harus menjalani hukuman penjara selama 3 bulan ditambah dengan hukuman yang baru atas pelanggaran yang telah dilakukannya tersebut.


Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong