Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Selasa, 29 Agustus 2017

Kurang Paham Mengenai Keimigrasian, MAR Melakukan Pelanggaran Ijin Tinggal di Hong Kong

Persidangan Warga Negara Indonesia  atas nama Terdakwa berinisial MAR (42 tahun asal Purwokerto) telah dilaksanakan pada hari Selasa  tanggal 29  Agustus  2017 bertempat di Shatin  Court.
Terdakwa MAR datang ke Hong Kong pada  tahun 2013  dan bekerja sebagai domestic helper, Terdakwa sudah berganti majikan sebanyak 2 kali ,  majikan terakhir dimana Terdakwa MAR bekerja berlokasi di daerah North Point. Namun sebelum kontrak kerjanya habis Terdakwa MAR telah diputus kontrak oleh majikannya pada  tanggal 10 April 2017, dimana sampai batas waktu yang diijinkan Terdakwa MAR masih belum juga mendapatkan majikan baru dan yang bersangkutan masih tetap berada di Hong Kong hingga akhirnya menjadi overstay di Hong Kong selama 1,5 bulan.
Pada tanggal 14 Juni 2017 Terdakwa MAR  mendapatkan majikan di Hong Kong dan agennya meminta Terdakwa MAR untuk keluar Hong Kong dan menunggu visanya di Macau, namun sewaktu pemeriksaan di Imigrasi Hong Kong (Sheung Wan) sebelum naik kapal untuk berangkat ke Macau, Terdakwa MAR ditangkap oleh petugas Imigrasi di Sheung Wan dan petugas Imigrasi Sheung Wan mengambil dokumen Terdakwa MAR, kemudian Terdakwa MAR diminta untuk datang ke Kowloon Bay pada tanggal 5 Juli 2017 dengan membawa dokumen yang diberikan oleh petugas Imigrasi di Sheung Wan.
Pada tanggal 5 Juli 2017 Terdakwa MAR mendatangi Kantor Imigrasi di Kowloon Bay dan setelah diinterogasi dan diinterview oleh Petugas Imigrasi, Terdakwa MAR diizinkan untuk bail out dengan membayar uang jaminan sebesar HKD 100 (seratus hongkong dollar) sambil menunggu hari persidangannya.
Hasil persidangan pada hari ini telah dibacakan dakwaan terhadap Terdakwa MAR, bahwa yang bersangkutan telah melanggar peraturan Keimigrasian di Hong Kong yaitu telah overstay di Hong Kong selama 1,5 bulan, dimana atas dakwaan tersebut Terdakwa MAR mengakuinya sehingga Hakim kemudian memutuskan bahwa Terdakwa MAR dinyatakan bersalah dan oleh karenanya yang bersangkutan dijatuhi  hukuman dengan pidana penjara selama 6 hari dengan masa percobaan selama 12 bulan.  Dengan vonis tersebut maka Terdakwa MAR tidak perlu menjalani hukuman penjara namun dalam waktu 12 bulan  Terdakwa MAR tidak diperbolehkan untuk melakukan pelanggaran atau berbuat kesalahan lagi. Apabila Terdakwa melakukan kesalahan / pelanggaran yang baru dalam waktu 12  bulan, maka Terdakwa harus menjalani hukuman penjara selama  6  hari ditambah dengan hukuman yang baru atas pelanggaran yang telah dilakukannya tersebut.


Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong