Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Kamis, 03 Agustus 2017

Overstay 6,5 Bulan, TAR Menyerahkan Diri Karena Ingin Pulang ke Tanah Air

Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa berinisial TAR (27 tahun asal Indramayu) telah dilaksanakan pada hari Kamis  tanggal 3 Agustus 2017 bertempat di Pengadilan Shatin lantai 3 court 1.
Terdakwa TAR datang ke Hong Kong pada  bulan Juni 2016  dan bekerja sebagai domestic helper  dengan majikan yang berlokasi di daerah  Taipo. Sebelum kontrak kerjanya habis Terdakwa TAR telah diputus kontrak oleh majikannya pada bulan Desember 2016, dimana sampai batas waktu yang diijinkan Terdakwa TAR masih belum juga mendapatkan majikan baru dan yang bersangkutan masih tetap berada di Hong Kong hingga akhirnya menjadi overstay di Hong Kong selama 6,5 bulan.
Pada tanggal 19 Juli 2017 Terdakwa TAR menyerahkan diri ke Kantor Imigrasi di Ma Tao Kok  karena Terdakwa TAR berkeinginan untuk pulang ke tanah air. Setelah Terdakwa TAR diinterogasi dan diinterview oleh petugas Imigrasi maka yang bersangkutan diizinkan untuk bail out dengan uang jaminan sebesar HKD 100 (Seratus Hong Kong dollar) dan selanjutnya Terdakwa TAR ditampung di Shelter KJRI sambil menunggu hari persidangannya.
Hasil persidangan pada hari ini telah dibacakan dakwaan terhadap Terdakwa TAR, bahwa yang bersangkutan telah melanggar peraturan Keimigrasian di Hong Kong yaitu telah overstay di Hong Kong selama 6,5 bulan, dimana atas dakwaan tersebut Terdakwa TAR mengakuinya sehingga Hakim kemudian memutuskan bahwa Terdakwa TAR dinyatakan bersalah dan oleh karenanya yang bersangkutan dijatuhi  hukuman dengan pidana penjara selama  12 hari  dengan masa percobaan selama 12 bulan.  Dengan vonis tersebut maka Terdakwa TAR tidak perlu menjalani hukuman penjara namun dalam waktu 12 bulan  Terdakwa TAR tidak diperbolehkan untuk melakukan pelanggaran atau berbuat kesalahan lagi. Apabila Terdakwa melakukan kesalahan / pelanggaran yang baru dalam waktu 12  bulan, maka Terdakwa harus menjalani hukuman penjara selama 12 hari ditambah dengan hukuman yang baru atas pelanggaran yang telah dilakukannya tersebut.


Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong