Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Jumat, 25 Agustus 2017

Persidangan SA Diundur Lagi Hingga 1 September 2017

Kamis, 25 Agustus  2017 telah dilasanakan persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa SA (44 tahun asal Blora) bertempat di Tuen Mun Court lantai 3. Terdakwa SA datang ke Hong Kong pada  tanggal 13 Februari 2014  dan bekerja sebagai domestic helper dimana setelah kontraknya habis Terdakwa SA kemudian memperpanjang kontrak dengan majikannya yang sama dan bekerja hingga saat ini.
Pada tanggal  11 Juli 2017 tiba-tiba beberapa orang polisi datang ke rumah majikan untuk menangkap Terdakwa SA dengan tuduhan bahwa Terdakwa SA telah melakukan penganiayaan terhadap bayi majikan yang dirawatnya dan  saat ini  berusia 2 bulan.
Terdakwa SA pada hari yang sama kemudian di bawa ke Kantor  Polisi untuk diinterview dan diinterogasi guna mendapatkan informasi yang lebih jelas dimana pada kesempatan tersebut Terdakwa SITI  AMINAH menjelaskan bahwa pada tanggal 2 Juli 2017  saat Terdakwa SA meninggalkan  bayi yang berusia 2 bulan itu sedang tertidur di tempat tidurnya, yang bersangkutan tidak mengetahui jika kakak dari bayi yang berusia 2 bulan itu datang menghampiri bayi  tersebut dan ketika Terdakwa SA kembali ke kamar tidur bayi ternyata bayi yang dirawatnya tersebut sudah jatuh dilantai dan dalam kondisi sedang menangis.
Adapun hasil persidangan pada hari ini Jaksa Penuntut Umum mengajukan permohonan kepada Hakim untuk menunda persidangan sebab Jaksa Penuntut Umum masih menunggu hasil laporan dari pihak rumah sakit yang memeriksa bayi tersebut yang menemukan 4 luka pada bagian tengkorak kepala bayi tersebut dan untuk mengetahui apakah luka yang diakibatkannya itu berakibat fatal atau tidaknya bagi kelangsungan hidup bayi tersebut, sehubungan dengan hal tersebut maka Hakim mengabulkan permohonan untuk menunda persidangan sampai dengan tanggal 1 September 2017 untuk mengetahui apakah permohonan bail out yang kedua kali dari Terdakwa SA dikabulkan oleh Hakim atau tidak, dan sambil menunggu persidangan berikutnya maka Terdakwa SA tetap akan berada dalan tahanan penjara Tai Lam Centre for Women.  


Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong