Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Kamis, 31 Agustus 2017

Seorang BMI Ditangkap karena Mencuri Uang di Toko 7-11

Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa berinisial YUN (39 tahun asal Malang) telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 31 Agustus  2017 bertempat di Pengadilan Shatin.
Terdakwa YUN datang ke Hong Kong pada tahun 2013   dan bekerja sebagai domestic helper  dengan majikan yang berlokasi di daerah Shatin, saat ini Terdakwa YUN masih bekerja dengan majikannya dan akan finish kontrak pada bulan November 2017 dan majikannya dan Terdakwa YUN bersepakat akan memperpanjang kembali kontrak kerjanya.
Pada tanggal 15 Agustus 2017 Terdakwa YUN beserta dengan anak majikan yang dirawatnya pergi mengunjungi Seven Eleven di bawah rumah dimana Terdakwa YUN bekerja, Terdakwa hendak mengisi ulang kartu oktopus serta membeli ice cream, namun pada saat hendak membayar di kasir, tampak di meja kasir ada sebuah majalah dan uang sebesar HKD 2.000 (dua ribu hongkong dollar), Terdakwa YUN melihat kesekeliling Seven Eleven yang tampaknya sepi tidak ada pengunjung lain, meskipun ada kasir di depannya, kemudian Terdakwa YUN menggerakkan tangannya dan menggeser uang tersebut ke arahnya secara perlahan-lahan, dan tanpa diketahui oleh siapapun kemudian Terdakwa YUN mengambil uang sebesar HKD 2.000 (Dua ribu hongkong dollar) dan memasukkan ke dalam dompet miliknya, dan setelah itu segera Terdakwa YUN meninggalkan Seven Eleven disertai anak majikannya.
Pada Keesokan harinya pada tanggal 16 Agustus 2017, tampaklah polisi sedang berdiri dibawah apartemen majikannya dimana Terdakwa YUN bekerja dan pada saat Terdakwa YUN keluar rumahnya dan bertemu dengan polisi itu kemudian polisi itu langsung menangkap Terdakwa YUN dengan tuduhan bahwa Terdakwa YUN telah melakukan pencurian uang  di Seven Eleven dan membawanya ke kantor polisi di Shatin.
Terdakwa YUN diinterogasi dan di Interview oleh polisi Shatin dan polisi Shatin menjelaskan bahwa ada seseorang melaporkan bahwa dirinya telah kehilangan uang sebesar HKD 2000 (dua ribu hongkong dollar) sewaktu berada di Seven Eleven dan berdasarkan  CCTV yang ada di Seven Eleven diketahui bahwa Terdakwa YUN yang mengambil uang tersebut  dan Terdakwa YUN  mengakui bahwa dirinya telah mengambil uang yang ada dimeja kasir di Seven Eleven dan memasukkan ke dalam dompetnya, Terdakwa YUN diizinkan untuk bail out dengan membayar uang jaminan sebesar HKD 10.000 (sepuluh ribu hongkong dollar) sambil menunggu hari persidangannya.
Hasil persidangannya telah dibacakan dakwaan terhadap Terdakwa YUN, bahwa yang bersangkutan telah melakukan pencurian uang sebesar HKD 2.000 (dua ribu hongkong dollar) di Seven Eleven  di Hong  Kong dimana atas dakwaan tersebut Terdakwa YUN mengakuinya sehingga Hakim kemudian memutuskan bahwa Terdakwa YUN dinyatakan bersalah dan oleh karenanya yang bersangkutan dijatuhi  hukuman dengan pidana penjara selama  14 hari   dengan masa percobaan selama 2 tahun dan juga Terdakwa YUN  harus mengembalikan uang sebesar HKD 2.000 ( dua ribu hongkong dollar) kepada pemiliknya.  Dengan vonis tersebut maka Terdakwa YUN    tidak perlu menjalani hukuman penjara namun dalam waktu 24 bulan  Terdakwa YUN tidak diperbolehkan untuk melakukan pelanggaran atau berbuat kesalahan lagi. Apabila Terdakwa melakukan kesalahan / pelanggaran yang baru dalam waktu 24  bulan, maka Terdakwa harus menjalani hukuman penjara selama 14  hari ditambah dengan hukuman yang baru atas pelanggaran yang telah dilakukannya tersebut.


Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong