Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Selasa, 12 September 2017

EH Tidak Mengaku Bahwa Dirinya Telah Berjualan, Hakim Akan Hadirkan Saksi

Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa berinisial EH (42 tahun asal Purwodadi) telah dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 12 September 2017 bertempat di Pengadilan Shatin lantai  6 ruang sidang 7.
Terdakwa EH  datang ke Hong Kong pada tahun 2003 dan setelah kontrak kerjanya berakhir pada tahun 2005, Terdakwa EH kemudian berganti majikan yang bertempat tinggal di Yuen Long sampai dengan saat ini sehingga yang bersangkutan telah bekerja dengan majikan yang sama selama 12 tahun.
Pada tanggal 11 Juni  2017 ketika sedang menikmati hari liburnya, Terdakwa EH di tangkap oleh Petugas karena  dituduh telah melanggar Peraturan Keimigrasian di Hong Kong yaitu telah berjualan secara illegal di daerah Tsuen Wan namun yang bersangkutan kemudian diijinkan untuk pulang kerumahnya. Pada tanggal 28 Juli 2017 Terdakwa  EH diminta untuk datang kembali ke Kantor Polisi  Tsuen Wan guna untuk di interview dan di catat pernyataannya oleh petugas polisi dan Terdakwa EH di izinkan bail out dengan membayar uang jaminan sebesar HKD 300 (tiga ratus Hong Kong dollar) dan menunggu sampai dengan hari persidangannya.
Adapun hasil persidangannya yaitu telah dibacakan dakwaan terhadap Terdakwa EH, dan Terdakwa EH tidak mengakui perbuatannya bahwa dirinya telah melanggar Peraturan Keimigrasian di Hong Kong yaitu berjualan secara ilegal di daerah Tsuen Wan, oleh sebab itu Hakim akan memanggil saksi-saksi untuk dihadirkan pada persidangan yang akan datang dan sidang ditunda sampai dengan tanggal 15 November 2017.

 


Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong