Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Senin, 18 September 2017

Karena OS, ARN Diberi Hukuman Percobaan 2 Tahun

Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa berinisial ARN berusia 31 tahun  telah dilaksanakan pada hari Senin tanggal 18 September 2017 bertempat di Pengadilan Sha Tin lantai 3 ruang sidang 1.
Terdakwa ARN  datang ke Hong Kong pada tahun 2016  untuk bekerja sebagai domestic helper  dimana sebelum kontrak kerjanya selesai pada tanggal 8 Agustus 2017 Terdakwa ARN telah diputus kontraknya oleh majikannya namun sampai dengan batas waktu izin tinggalnya di Hong Kong habis yaitu tanggal 22 Agustus 2017 Terdakwa ARN masih  juga tidak  meninggalkan Hong Kong sehingga Terdakwa ARN menjadi overstay di Hong Kong selama 7 bulan.
Pada tanggal  3 April  2017   Terdakwa ARN  datang untuk menyerahkan diri ke Kantor Imigrasi di Kowloon Bay dan Terdakwa  ARN  diinterogasi oleh petugas Imigrasi kemudian Terdakwa ARN  diminta untuk hadir dipersidangan yang telah ditentukan oleh petugas Imigrasi di Kowloon Bay.
Hasil persidangannya telah dibacakan dakwaan terhadap Terdakwa ARN, bahwa yang bersangkutan telah melanggar peraturan Keimigrasian di Hong Kong yaitu telah overstay di Hong Kong selama 7 bulan, dimana atas dakwaan tersebut Terdakwa ARN mengakuinya sehingga Hakim kemudian memutuskan bahwa Terdakwa ARN dinyatakan bersalah dan oleh karenanya yang bersangkutan dijatuhi  hukuman dengan pidana penjara selama  2 minggu   dengan masa percobaan selama  24 bulan.  Dengan vonis tersebut maka Terdakwa ARN  tidak perlu menjalani hukuman penjara namun dalam waktu 24  bulan  Terdakwa ARN tidak diperbolehkan untuk melakukan pelanggaran atau berbuat kesalahan lagi. Apabila Terdakwa melakukan kesalahan / pelanggaran yang baru dalam waktu 24  bulan, maka Terdakwa harus menjalani hukuman penjara selama 2 minggu ditambah dengan hukuman yang baru atas pelanggaran yang telah dilakukannya tersebut.

Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong