Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Jumat, 08 September 2017

SA Tertuduh Penganiaya Bayi Yang Diasuhnya, Persidangannya Ditunda 21 September 2017


 
Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa SA (44 tahun asal Blora)  telah dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 8 September 2017 bertempat di Pengadilan Tuen Mun  lantai 3 ruang sidang 1.
Terdakwa SA datang ke Hong Kong pada  tanggal 13 Februari 2014  dan bekerja sebagai domestic helper dimana setelah kontraknya habis Terdakwa SA kemudian memperpanjang kontrak dengan majikannya yang sama dan bekerja hingga saat ini.
Pada tanggal  11 Juli 2017 tiba-tiba beberapa orang polisi datang ke rumah majikan untuk menangkap Terdakwa SA dengan tuduhan bahwa Terdakwa SA telah melakukan penganiayaan terhadap bayi majikan yang dirawatnya yang berusia 2 bulan.
Terdakwa SA pada hari yang sama kemudian di bawa ke Kantor  Polisi untuk diinterview dan diinterogasi guna mendapatkan informasi yang lebih jelas dimana pada kesempatan tersebut Terdakwa SITI  AMINAH menjelaskan bahwa pada tanggal 2 Juli 2017  saat Terdakwa SA meninggalkan  bayi yang berusia 2 bulan itu sedang tertidur di tempat tidurnya, yang bersangkutan tidak mengetahui jika kakak dari bayi yang berusia 2 bulan itu datang menghampiri bayi  tersebut dan ketika Terdakwa SA kembali ke kamar tidur bayi ternyata bayi yang dirawatnya tersebut sudah jatuh dilantai dan dalam kondisi sedang menangis.
Adapun hasil persidangan pada hari ini Terdakwa SA mengurungkan niatnya untuk pengajuan  bail out  sebab disamping  laporan tentang hasil pemeriksaan kepala bayi yang ditemukan 4 luka pada bagian tengkorak bayi masih belum juga diserahkan oleh pihak rumah sakit kepada Pengadilan, Terdakwa SA juga memikirkan vonis yang akan dijatuhkan  Hakim terhadapnya, sebab apabila saat ini Terdakwa SA masih ditahan dipenjara Tailam maka setelah vonis di putuskan Hakim, Terdakwa SA hanya wajib menjalani hukuman yang harus dilaksanakannya di kurangi dengan masa tahanan yang telah dilakukannya pada saat ini. Selanjutnya Hakim memutuskan persidangan atas nama Terdakwa SA ditunda sampai dengan tanggal 21 September 2017 dan Terdakwa SA tetap berada dalan tahanan penjara Tailam Centre for Women. 
Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong