Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Jumat, 27 Oktober 2017

LK Divonis Penjara 3 Bulan Karena Mencuri Uang Majikan


Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa berinisial LK  (23 tahun asal Kendal) telah dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 27 Oktober 2017 bertempat di Pengadilan Sha Tin lantai 3 ruang sidang 1.
Terdakwa LK pada bulan Juli 2017 datang ke Hong Kong dan bekerja sebagai domestic helper dengan majikan yang berlokasi di daerah Wu Kai Sha.
Pada tanggal 19 Oktober 2017 Terdakwa LK ditangkap di rumah majikannya oleh Polisi dengan tuduhan bahwa Terdakwa LK telah melakukan pencurian di rumah majikannya. Pencurian yang dilakukan oleh Terdakwa LK telah dilakukan secara berulang kali tanpa sepengetahuan majikannya, dimana uang yang dicurinya tersebut kemudian dikumpulkan dan  disimpannya di dalam sebuah buku oleh Terdakwa LK.
Pada tanggal 19 Oktober 2017 Majikan Terdakwa LK merasa yakin sekali bahwa dirinya telah menyimpan uang di dalam kantong bajunya di dalam kamar bahkan telah mencatat nomor seri yang tertera pada uang tersebut, dan saat hendak mengambil uang tersebut ternyata uangnya tidak ada dan setelah diperiksa oleh polisi ditemukan uang dengan nomor seri yang sama dengan catatannya tersebut di tempat Terdakwa LK. Uang yang telah dicuri selama beberapa kali hingga akhir bulan September 2017 itu berjumlah HKD 6.900 (enam ribu sembilan ratus Hong Kong dollar) dan uang yang dicuri pada tanggal 19 Oktober 2017 itu berjumlah HKD 1.200 (seribu dua ratus Hong Kong dollar).
Terdakwa LK kemudian dibawa ke Kantor Polisi di Wu Kai Sha dan setelah di interogasi Terdakwa LK diizinkan bail out dengan membayar uang jaminan sebesar HKD 2.000 (dua ribu Hong Kong dollar) yang dibayar oleh Agen Teknik dan selama menunggu persidangan Terdakwa LK ditampung di shelter Agen Teknik.
Hasil persidangannya, Terdakwa LK telah mengakui kesalahannya bahwa dirinya telah melakukan pencurian uang milik majikannya yang dilakukan secara berulang kali dan oleh karenanya Hakim memutuskan bahwa Terdakwa LK dinyatakan bersalah dan oleh karenya yang bersangkutan dijatuhi hukuman dengan pidana penjara selama 3 bulan .  

Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong