Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Kamis, 26 Oktober 2017

MM Ditangkap dan Disidang karena Jualan Air Minum Kemasan Botol

Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa berinisial MM (44 tahun asal Ngawi) telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 26 Oktober 2017 dan hari Jumat  tanggal  27 Oktober 2017 bertempat di Pengadilan Sha Tin lantai 6 ruang sidang 7.
Terdakwa MM  datang ke Hong Kong pada  tahun 2000  dan bekerja sebagai domestic helper  sehingga sampai dengan saat ini yang bersangkutan telah bekerja selama 17  tahun dimana majikan yang  terakhir berlokasi di daerah Sau Kei Wan.
Pada tanggal 25 Juni 2017 saat menikmati hari libur,  Terdakwa MM   telah ditangkap oleh Petugas Imigrasi di daerah Victoria Park dengan tuduhan bahwa Terdakwa MM telah melanggar peraturan Keimigrasian di Hong Kong yaitu yang bersangkutan telah berjualan minuman botol di taman Victoria Park tanpa izin yang sah mengingat Terdakwa MM  diizinkan berada di Hong Kong hanya untuk bekerja sebagai domestik helper, sehingga Terdakwa MM  kemudian di bawa ke Kantor Imigrasi Kowloon Bay untuk diperiksa dan diinterview.  Selanjutnya Petugas Imigrasi mengizinkan Terdakwa MM untuk bail out dengan membayar uang jaminan sebesar HKD 100 (seratus Hong Kong dollar)  sampai tiba hari persidangannya.
Adapun hasil persidangan kali ini yaitu Terdakwa MM  yang didakwa melanggar Peraturan Keimigrasian  di Hong Kong dengan telah berjualan tanpa izin yang sah dari Pemerintah Hong Kong, namun yang bersangkutan tidak mengakui bersalah sehingga pada persidangan hari Kamis tanggal 26 Oktober 2017 ini Hakim memutuskan untuk menghadirkan  4 orang saksi yang akan memberikan pernyataan terkait dengan perkara tersebut. Adapun keempat orang saksi tersebut adalah Petugas dari Departemen Pariwisata, Petugas Imigrasi yang menangkap Terdakwa MM, Petugas Imigrasi yang menginterogasi dan Penerjemah bahasa Indonesia. Selanjutnya mengingat Terdakwa MM tidak memiliki saksi yang akan membelanya, maka Terdakwa MM sendiri yang akan memberikan pembelaan.
Kemudian pada persidangan hari Jum’at tanggal 27 Oktober 2017 selain mendengarkan keterangan dari Terdakwa MM, telah ditunjukkan pula barang barang yang dijadikan alat bukti di pengadilan terkait perkara atas nama Terdakwa MM ini. Disamping itu pada kesempatan persidangan hari Jum’at ini Hakim juga meminta kepada Pengacara dan Jaksa Penuntut untuk memberikan contoh yurisprudensi yang sesuai dengan perkara atas nama Terdakwa MM dan Hakim selanjutnya memutuskan persidangan perkara atas nama Terdakwa MM ditunda sampai dengan tanggal 8 November 2017


Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong