Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Selasa, 17 Oktober 2017

RMT Diadili karena Overstay 9,5 Bulan

Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa RMT (35 tahun asal Majalengka)  telah dilaksanakan pada hari Selasa  tanggal 17 Oktober 2017 bertempat di Pengadilan Tuen Mun lantai 3 ruang siding 1.
Terdakwa RMT datang ke Hong Kong pada tahun 2015 untuk bekerja sebagai domestic helper dan bekerja dengan majikan yang berlokasi di daerah Tuen Mun.
Pada tanggal 3 Desember 2016 Majikan dari Terdakwa RMT telah memutuskan Kontrak Kerjanya, namun karena  Terdakwa RMT masih berkeinginan untuk  bekerja di Hong Kong maka yang bersangkutan  masih berada di Hong Kong hingga akhirnya menjadi Overstay selama 9,5  bulan.  
Pada tanggal 25 September 2017  Terdakwa RMT datang menyerahkan diri ke Kantor Imigrasi di Kowloon Bay karena yang bersangkutan  berkeinginan untuk pulang ke tanah air. Setelah dilakukan interogasi dan interview, Terdakwa RMT diizinkan untuk bailout dengan membayar uang jaminan sebesar HKD 100 (seratus Hong Kong dollar) sambil menunggu persidangannya.
Hasil persidangannya Terdakwa RMT telah mengakui perbuatannya yang melanggar Peraturan Keimigrasian Hong Kong sehingga Hakim kemudian memutuskan bahwa Terdakwa RMT dinyatakan bersalah dan oleh karenanya yang bersangkutan dijatuhi hukuman dengan pidana penjara selama 10 hari  dengan masa percobaan selama 24 bulan.  Dengan vonis tersebut maka Terdakwa RMT tidak perlu menjalani hukuman penjara namun dalam waktu 24 bulan Terdakwa RMT tidak diperbolehkan untuk melakukan pelanggaran atau berbuat kesalahan lagi. Apabila Terdakwa melakukan kesalahan / pelanggaran yang baru dalam waktu 24 bulan, maka Terdakwa harus menjalani hukuman penjara selama 10 hari   ditambah dengan hukuman yang baru atas pelanggaran yang telah dilakukannya tersebut


Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong