Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Selasa, 10 Oktober 2017

RPR Overstay Menyerahkan Diri dan Ajukan Paper

Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa berinisial RPR (36 tahun asal Ponorogo) telah dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 10 Oktober 2017 bertempat di Pengadilan Sha Tin lantai 3 ruang sidang 1.
Terdakwa RPR pertama kali datang ke Hong Kong pada tahun 2008  untuk bekerja sebagai domestic helper  dimana yang bersangkutan telah bekerja dengan  majikan yang sama selama 8 tahun. Pada saat Terdakwa RPR masih bekerja dengan majikannya tersebut yang bersangkutan telah hamil selama 4 bulan. Kontrak kerja telah berakhir pada tanggal 18 September 2016 dan Terdakwa RPR  hanya boleh diizinkan tinggal di Hong Kong selama 2 minggu setelah  tanggal  dimana kontrak kerjanya berakhir, namun Terdakwa RPR  masih tetap berada di Hong Kong  sehingga menjadi overstay selama 6 bulan.
Pada tanggal  7 April 2017  Terdakwa RPR datang untuk menyerahkan diri ke Kantor Imigrasi di Kowloon Bay dan Terdakwa   RPR diinterogasi oleh petugas Imigrasi kemudian Terdakwa RPR diminta untuk hadir dipersidangan yang telah ditentukan oleh petugas Imigrasi di Kowloon Bay.
Pada persidangannya hanya dilakukan pembacaan dakwaan terhadap Terdakwa RPR yaitu telah melanggar peraturan Keimigrasian di Hong Kong.  Saat ini Terdakwa RPR beserta dengan bayinya yang berusia 8 bulan tinggal bersama dengan laki-laki berkewarga-negaraan China di Hong Kong. Mengingat Terdakwa RPR telah mengajukan paper ke Imigrasi Hong Kong dan  permohonan papernya sedang dalam proses maka Hakim menunda persidangan perkara atas nama Terdakwa RPR sampai dengan tanggal 30 Oktober 2017.


Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong