Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Jumat, 10 November 2017

JM Ditangkap Karena Bekerja Di Tempat Lain

Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa berinisial  JM  (34 tahun asal Subang) telah dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 10 November 2017 bertempat di Pengadilan Sha Tin lantai 5 ruang sidang 6.
Terdakwa JM  datang ke Hong Kong pada  tahun 2009  dan bekerja sebagai domestic helper  serta telah beberapa kali berganti majikan di Hong Kong dimana saat ini Terdakwa JM bekerja dengan majikan yang berlokasi di daerah Yau Ma Tei.
Pada tanggal 9 Oktober 2017 saat menikmati hari libur, Terdakwa JM telah ditangkap oleh Petugas Imigrasi yang berpakaian preman disebuah Guess House milik dari ibu majikannya Terdakwa JM pada saat sedang membantu bersih-bersih di Guess House tersebut. Terdakwa JM ditangkap dengan tuduhan bahwa yang bersangkutan telah melanggar peraturan Keimigrasian di Hong Kong yaitu telah bekerja di sebuah Guess House di daerah Yau Ma Tei.
Pada hari yang sama Terdakwa JM langsung dibawa petugas ke Kantor Imigrasi di Kowloon Bay untuk diperiksa dan diinterview.  Selanjutnya Petugas Imigrasi mengizinkan Terdakwa JM untuk bail out dengan membayar uang jaminan sebesar HKD 200 (dua ratus Hong Kong dollar) dan menunggu di rumah majikannya sampai tiba hari persidangannya.
Adapun hasil persidangan hari ini hanya dibacakan dakwaan terhadap Terdakwa JM bahwa Terdakwa JM telah melanggar Peraturan Keimigrasian di Hong Kong dengan bekerja di sebuah Guess House  tanpa izin yang sah dari Pemerintah Hong Kong. Selanjutnya Hakim memutuskan untuk menunda persidangan perkara atas nama Terdakwa JM sampai dengan tanggal 13 Desember 2017.

Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong