Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Selasa, 07 November 2017

MSN Mangkir Sidang, Akhirnya Ditangkap dan Dipenjara


Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa berinisial MSN (34 tahun asal Jakarta) telah dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 7 November 2017 bertempat di Pengadilan Sha Tin lantai 3 ruang sidang 1.
Terdakwa MSN datang ke Hong Kong pada tahun 2010 untuk bekerja sebagai domestic helper dan telah  bekerja dengan beberapa  majikan  di Hong Kong, dimana majikan terakhir berlokasi di daerah Taipo.
Pada bulan Januari 2014 sebelum kontrak kerjanya berakhir, Terdakwa MSN telah diputus kontrak oleh majikannya. Meskipun Terdakwa MSN tidak juga mendapatkan majikan yang cocok sampai dengan batas ijin tinggalnya di Hong Kong berakhir namun  Terdakwa MSN  masih  tetap berada di Hong Kong hingga akhirnya yang bersangkutan menjadi overstay selama 1 tahun 4 bulan.
Pada tanggal 10 Juni 2015 Terdakwa MSN datang menyerahkan diri ke Kantor Imigrasi di Kowloon Bay, kemudian Terdakwa MSN diinterogasi dan diinterview oleh Petugas Imigrasi  dimana selanjutnya Terdakwa MSN diminta untuk  hadir dipersidangan yang telah ditentukan waktunya.
Pada persidangan hari ini, Terdakwa MSN   telah mengakui kesalahannya bahwa dirinya telah melanggar peraturan Keimigrasian di Hong Kong,  yaitu telah overstay selama 1 tahun 4  bulan.  Kemudian mengingat  Terdakwa  MSN   telah mengajukan paper ke Imigrasi Hong Kong dan  permohonan papernya sudah ditolak selama 3 kali dan karena Terdakwa MSN masih juga mengajukan banding ke Distrik Court maka pengadilan meminta Terdakwa MSN untuk menghadiri persidangan pada tanggal 12 Oktober 2017 namun Terdakwa MSN ternyata tidak hadir dalam persidangannya tersebut dengan alasan bahwa Terdakwa MSN jatuh sakit. Mengingat alasan sakit yang disampaikan oleh Terdakwa MSN tersebut tidak didukung dengan bukti surat keterangan dari dokter yang menyatakan bahwa Terdakwa MSN sedang sakit,  maka Pengadilan kemudian meminta petugas yang berwenang untuk menangkap Terdakwa MSN dan menahannya di penjara Tai Lam.
Selanjutnya dalam persidangannya pihak Pengacara dari Terdakwa MSN telah mengajukan permohonan bail out dengan uang jaminan sebesar HKD 200 (dua ratus Hong Kong dollar) namun Hakim menolak permohonan bail out tersebut, dan Hakim memutuskan untuk menunda persidangan perkara atas nama Terdakwa MSN sampai dengan tanggal 15 November 2017.


Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong