Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Kamis, 23 November 2017

RTL Masuk Bui Karena Overstay

Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa berinisial RTL (51 tahun asal Banjarmasin) telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 23  November 2017 bertempat di Pengadilan Sha Tin lantai 3 ruang sidang 1.
Terdakwa RTL datang ke Hong Kong pada tahun 2007 untuk bekerja sebagai domestic helper  dan telah bekerja dengan  beberapa majikan di  Hong Kong, dimana majikan terakhirnya berlokasi di daerah Tsuen Wan.
Pada tanggal 25 November 2014 Terdakwa RTL telah diputus kontrak oleh majikannya. Dengan diputus kontrak kerjanya tersebut maka  Terdakwa RTL  hanya di izinkan tinggal di Hong Kong selama 2 minggu untuk mendapatkan majikan yang baru, namun karena Terdakwa RTL   masih belum juga mendapatkan majikan baru dan masih tetap berada  di Hong Kong meskipun visanya telah berakhir dengan alasan karena kondisi badan yang sakit dan majikannya yang terakhir tidak membelikan tiket untuknya maka Terdakwa RTL  akhirnya menjadi overstay selama 2 tahun 10 bulan.
Pada tanggal 3 November 2017 Terdakwa RTL datang untuk menyerahkan diri ke Kantor Imigrasi di Kowloon Bay sebab Terdakwa RTL berkeinginan untuk pulang ke tanah air. Kemudian setelah Terdakwa RTL diinterview, Terdakwa RTL  diizinkan untuk bail out dengan membayar uang jaminan sebesar HKD 30 (tiga puluh Hong Kong dollar)  dan yang bersangkutan diminta untuk menghadiri persidangan yang akan  ditentukan oleh petugas Imigrasi di Kowloon Bay.
Pada persidangan hari ini Terdakwa RTL mengakui perbuatannya bahwa dirinya telah melanggar peraturan Keimigrasian di Hong Kong yaitu telah overstay selama 2 tahun 10 bulan sehingga Hakim kemudian memutuskan bahwa Terdakwa RTL dinyatakan bersalah dan oleh karenanya  yang bersangkutan dijatuhi  hukuman dengan pidana penjara selama 6  minggu.  

Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong