Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Kamis, 02 November 2017

Setelah Kabur dari Majikan dan Menjadi Overstay, Akhirnya CU Menyerahkan Diri

Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa berinisial CU (33 tahun asal Cilacap)  telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 2 November 2017 bertempat di Pengadilan Sha Tin lantai 3 ruang sidang 1.
Terdakwa CU datang ke Hong Kong pada tanggal 4 Juni 2012 untuk bekerja sebagai domestic helper dan bekerja dengan majikan yang berlokasi di daerah Tai Hang, Causeway Bay.
Pada tanggal  15 November 2016 pada hari liburnya  Terdakwa CU  telah melarikan diri dari rumah majikannya, sehingga pada tanggal 16 November 2016  Majikan memutuskan Kontrak Kerjanya, namun karena  Terdakwa CU   masih berkeinginan untuk  bekerja di Hong Kong maka yang bersangkutan  masih berada di Hong Kong  hingga akhirnya menjadi Overstay selama 1 tahun 10  bulan.
Pada tanggal  11 Oktober  2017  Terdakwa CU   datang menyerahkan diri ke Kantor Imigrasi di Kowloon Bay karena yang bersangkutan  berkeinginan untuk pulang ke tanah air. Setelah dilakukan interogasi dan interview, Terdakwa CU  diizinkan untuk bailout dengan membayar uang jaminan sebesar HKD 100 (seratus Hong Kong dollar) sambil menunggu persidangannya.
Hasil persidangan pada hari ini Terdakwa CU  telah mengakui perbuatannya yang melanggar Peraturan Keimigrasian Hong Kong sehingga Hakim kemudian memutuskan bahwa Terdakwa CU  dinyatakan bersalah dan oleh karenanya yang bersangkutan dijatuhi  hukuman dengan pidana penjara selama  6 minggu    dengan masa percobaan selama  18  bulan.  Dengan vonis tersebut maka Terdakwa CU  tidak perlu menjalani hukuman penjara namun dalam waktu 18 bulan Terdakwa CU  tidak diperbolehkan untuk melakukan pelanggaran atau berbuat kesalahan lagi. Apabila Terdakwa melakukan kesalahan / pelanggaran yang baru dalam waktu 18   bulan, maka Terdakwa harus menjalani hukuman penjara selama 6 minggu ditambah dengan hukuman yang baru atas pelanggaran yang telah dilakukannya tersebut.

Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong