Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Jumat, 17 November 2017

SU Berstatus Paperan Ditangkap Ketika Sedang Bekerja di Rumah Makan

Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa berinisial SU (33 tahun asal Wonogiri) telah dilaksanakan pada hari Jumat  tanggal 17  November 2017 bertempat di Pengadilan Sha Tin lantai 6 ruang sidang 7.
Terdakwa SU datang ke Hong Kong pertama kali pada  tahun 2004 untuk bekerja sebagai domestic helper  dan telah bekerja dengan beberapa  majikan di Hong Kong, dimana majikan terakhir sejak tahun 2007  berlokasi di daerah Tsuen Wan. Namun sebelum kontrak kerjanya berakhir, pihak majikan Terdakwa SU sudah memutuskan kontrak terlebih dahulu.
Sejak Terdakwa SU diputuskan kontraknya oleh majikannya, Terdakwa SU tidak juga meninggalkan Hong Kong sehingga Terdakwa SU akhirnya menjadi overstay selama 6 tahun 4 bulan di Hong Kong.
Pada tanggal 9 September 2013 Terdakwa SU  di tangkap oleh polisi di daerah Yuen Long pada saat Terdakwa SU sedang bekerja di sebuah restaurant kemudian Terdakwa SU di tahan di penjara Lowu dan kemudian Terdakwa mengajukan paper dan pada bulan Januari tahun 2014 permohonan papernya mendapatkan persetujuan dari Imigrasi Hong Kong dan Terdakwa SU dikeluarkan dari tahanan Lowu dan menjadi pemegang paper di Hong Kong.
Pada tanggal 4 September 2017 saat Terdakwa SU  sedang berada di sebuah restaurant di Yuen Long yang saat itu sedang memasak nasi, kemudian polisi dengan pakaian preman yang sedang beroperasi di daerah Yuen Long menangkap Terdakwa SU dengan tuduhan telah melanggar peraturan Keimigrasian di Hong Kong, dimana pemegang paper tidak di perkenankan untuk bekerja sehingga Terdakwa SU kemudian ditahan di penjara Tai Lam.
Pada persidangan hari ini Terdakwa SU  tidak mengakui perbuatanya bahwa dirinya telah melanggar peraturan Keimigrasian di Hong Kong. Pihak kekasih dari Terdakwa SU telah menyewa pembela pribadinya dalam persidangan dengan menunjukkan bukti bahwa Terdakwa SU tidak sedang bekerja di restaurant tersebut, dan karena tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa Terdakwa SU bekerja maka Hakim tetap memutuskan bahwa Terdakwa SU bersalah karena telah melakukan pekerjaan memasak nasi untuk dimakan sendiri disebuah restaurant milik kekasih nya itu, dan oleh karenanya Hakim memutuskan hukuman denda sebesar  HKD 1.000 (seribu Hong Kong dollar) dengan masa percobaan selama 12 bulan. Dengan vonis tersebut maka Terdakw a SU  tidak perlu membayar denda sebesar HKD 1.000 (seribu Hong Kong dollar) namun dalam waktu 12 bulan Terdakwa SU tidak diperbolehkan untuk melakukan pelanggaran atau berbuat kesalahan lagi. Apabila Terdakwa melakukan kesalahan / pelanggaran yang baru dalam waktu 12  bulan, maka Terdakwa harus membayar denda sebesar HKD 1.000 (seribu  Hong Kong dollar) ditambah dengan hukuman yang baru atas pelanggaran yang telah dilakukannya tersebut.

Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong