Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Senin, 15 Januari 2018

Melanggar Izin Tinggal dengan Bekerja di Guesthouse, BMI dipenjara 12 minggu


Persidangan Warga Negara Indonesia atas Terdakwa JM  (35 tahun, kelahiran Subang), telah dilaksanakan pada hari Senin  tanggal 8 Januari  2018  bertempat di Shatin  Court lantai 3 court 2  ;

Terdakwa JM  datang ke Hong Kong pada  tahun 2009  dan bekerja sebagai domestic helper  serta telah beberapa kali berganti majikan di Hong Kong dimana saat ini Terdakwa JM bekerja dengan majikan yang  berlokasi di daerah Yau Ma Tei  ; 

Pada tanggal 9 Oktober 2017 saat menikmati hari libur, Terdakwa JM   telah ditangkap oleh Petugas Imigrasi  yang berpakaian preman disebuah Guest House milik dari ibu majikannya pada saat Terdakwa  JM sedang membantu bersih-bersih di Guest House tersebut. Terdakwa JM ditangkap  dengan tuduhan bahwa yang bersangkutan telah melanggar peraturan Keimigrasian di Hong Kong yaitu yang bersangkutan telah bekerja di sebuah Guest House di daerah Yau Ma Tei ;

Pada hari yang sama Terdakwa JM langsung dibawa petugas ke Kantor Imigrasi di Kowloon Bay untuk diperiksa dan di interview.  Selanjutnya Petugas Imigrasi mengizinkan Terdakwa JM untuk bail out dengan membayar uang jaminan sebesar HKD 200 (dua ratus Hong Kong dollar) dan menunggu di rumah majikannya   sampai tiba hari persidangannya ;

Hasil persidangan hari ini  Terdakwa JM tidak mengakui kesalahannya sehingga dihadirkan seorang saksi yang bekerja di Labour Departement yang menyamar menjadi tamu  yang hendak menyewa kamar di Guest House tersebut. Terdakwa JM kemudian juga diberikan kesempatan untuk memberikan pernyataan guna membela dirinya yang dituduh telah melakukan pelanggaran Keimigrasian di Hong Kong ;


Berdasarkan keterangan dari saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum maupun keterangan dari Terdakwa JM,  Hakim selanjutnya memutuskan bahwa Terdakwa JM dinyatakan bersalah telah melanggar   Peraturan Keimigrasian  di Hong Kong dengan bekerja di sebuah Guest House  tanpa izin yang sah dari Pemerintah Hong Kong sehingga Terdakwa JM dijatuhi hukuman dengan pidaa penjara selama 12 minggu.


Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong