Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Jumat, 13 April 2018

Tertangkap Bekerja di Restoran, 2 PMI Overstayer Ex Narapidana Kembali Dibui


Persidangan Warga Negara Indonesia atas nama Terdakwa YM dan Terdakwa RT telah dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 13 April 2018  bertempat di Shatin Court  lantai  3 court 1 ;

Terdakwa YM dan Terdakwa RT diajukan ke depan persidangan dengan tiga tuduhan, yaitu pelanggaran izin tinggal, penggunaan identitas palsu, bekerja secara ilegal ;

Terdakwa YM dan Terdakwa RT datang ke Hong Kong pertama kali untuk bekerja sebagai domestic helper pada tahun 2010. Namun sebelum kontrak kerjanya selesai keduanya telah diputus kontraknya oleh  majikan mereka masing-masing ;

Dengan telah diputusnya kontrak tersebut maka mereka seharusnya hanya mempunyai batas waktu tinggal di Hong Kong selama 14 hari untuk mencari majikan yang baru. Namun sampai batas waktu yang ditentukan yang bersangkutan belum juga mendapatkan majikan yang baru dan masih tetap berada di Hong Kong hingga akhirnya  Terdakwa YM dan RT menjadi overstay di Hong Kong dan sempat beberapa kali ditangkap dan keluar masuk penjara karena terus melanggar izin tinggal dengan tidak juga pulang ke Indonesia ;

Pada tanggal 10 April 2018, kedua Terdakwa kembali ditangkap petugas imigrasi saat sedang bekerja di sebuah restoran di daerah Jordan. Pada saat itu Terdakwa YM sedang melayani tamu, sementara Terdakwa RT sedang mencuci piring. Saat tertangkap keduanya menggunakan celemek layaknya seorang pelayan ;

Berdasarkan hasil interogasi dan barang bukti, diketahui bahwa kedua Terdakwa juga menggunakan kartu identitas Hong Kong palsu saat melamar pekerjaan di restoran tersebut ;

Di akhir persidangan, mengingat Terdakwa YM dan Terdakwa RT mengakui segala tuduhan yang didakwakan pada mereka, maka Hakim kemudian memutuskan bahwa Terdakwa YM dan Terdakwa RT dinyatakan bersalah dan oleh karenanya yang bersangkutan dijatuhi pidana penjara selama 15 bulan.

Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong