Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Jumat, 18 Mei 2018

PMI Overstayer Dihukum 15 Bulan Penjara setelah Tertangkap Bekerja di Restoran




Persidangan Warga Negara Indonesia atas Terdakwa berinisial AS (41 tahun, kelahiran Lampung) telah dilaksanakan pada hari Kamis tanggal  17 Mei 2018  bertempat di Shatin Court lantai 3 court 3.
 
Terdakwa AS datang ke Hong Kong pertama kali pada tahun 2015. Terdakwa AS telah 2 kali berganti majikan di Hong Kong dan majikan yang terakhir berlokasi di daerah Tsuen Wan. Namun, sebelum kontrak kerjanya berakhir dengan majikan, Terdakwa AS telah diputus kontrak pada bulan Mei 2017. Karena Terdakwa AS masih berkeinginan untuk mencari kerja di Hong Kong, namun sampai batas izin visa nya habis di Hong Kong yang bersangkutan masih berada di Hong Kong dan Yang bersangkutan pun akhirnya menjadi overstay selama 4 bulan.Terdakwa AS kemudian mengajukan paper, namun papernya belum mendapat persetujuan dari Kantor Imigrasi, sehingga Terdakwa AS masih harus tetap datang untuk melapor diri ke kantor Imigrasi di Kowloon Bay.


Pada tanggal 26 April 2018 saat Terdakwa AS  beserta dengan WNI lainnya yang berinisial RS  sedang bekerja di sebuah restaurant China yang berlokasi di Taipo, terdapat pemeriksaan oleh polisi setempat dan pada saat diperiksa ternyata Terdakwa AS adalah seseorang yang diperintah kan untuk dideportasi karena Terdakwa AS telah lalai dan tidak datang untuk melapor diri ke Kantor Imigrasi di Kowloon Bay  dan diketahui bahwa Terdakwa AS telah overstay di Hong Kong selama 4 bulan. Pada saat tertangkap, Terdakwa AS sedang mencuci piring di dapur. Terdakwa AS di tangkap dan dibawa ke kantor polisi di Taipo dan setelah dilakukan pemeriksaan yang lebih lanjut kemudian, Terdakwa AS dibawa untuk  ditahan di rumah tahanan di Tailam Centre for Women sambil menunggu persidangan yang akan datang.


Hasil persidangan pada hari ini setelah di bacakan dakwaan terhadap Terdakwa AS, Terdakwa pun mengakui kesalahan bahwa dirinya telah melanggar Peraturan Keimigrasian di Hong Kong, yaitu telah overstay dan telah bekerja di sebuah Restaurant China di Taipo. Maka kemudian, Hakim menyatakan bahwa Terdakwa AS telah bersalah dan oleh karenanya Hakim menjatuhkan hukuman penjara selama 15 bulan.

Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong