Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI Hong Kong

Sabtu, 04 Agustus 2018

BMI yang ditangkap karena memalsukan dokumen dan tidak membayar uang pinjamannya kepada Finance


Persidangan Warga Negara Indonesia   atas nama Terdakwa NIS usia 32 tahun asal Sumbawa  telah dilaksanakan pada hari Rabu  tanggal 4 Juli  2018  bertempat di Shatin Court ;

Terdakwa NIS datang ke Hong Kong pada  tahun 2014  untuk bekerja sebagai domestic helper dan yang bersangkutan telah berganti beberapa majikan ;
Pada  bulan April 2016  Terdakwa NIS  bertemu dengan temannya yang bernama NE Atas desakan dari temannya tersebut, Terdakwa NIS  telah meminjamkan fotocopy dokumen  sebab dokumen yang asli disimpan oleh agennya. Selanjutnya menurut pengakuan dari Terdakwa, fotocopy dokumen miliknya tersebut telah dipakai untuk meminjam uang ke Finance sebanyak HK$ 40.000 (empat puluh ribu Hong Kong dollar), dan uang hasil pinjaman itu telah diambil oleh teman Terdakwa  yang bernama NE dimana sesuai dengan perjanjian bahwa NE bersedia untuk membayar cicilannya itu selama 17 bulan, namun menurut faktanya bahwa NE hanya membayar cicilan tersebut sebanyak 2 bulan saja ;
Padan bulan Juni 2016 Terdakwa NIS pulang ke tanah air dan menurut pengakuan NE bahwa dirinya telah melunasi pinjaman tersebut dan beberapa bulan kemudian Terdakwa NIS kembali ke Hong Kong untuk bekerja dengan majikan yang baru ;
Dikarenakan cicilan hanya dibayar sebanyak 2 kali kemudian Finance mengecek keberadaan Terdakwa NIS  dan diketahui bahwa Terdakwa saat ini telah bekerja dengan majikan yang berbeda dan setelah diperiksa ternyata Kontrak Kerja yang dulu dipergunakan untuk meminjam uang itu adalah Kontrak Kerja milik dari orang Filipina sehingga pihak Finance kemudian melaporkan hal tersebut kepada Polisi di Shatin dan saat itu juga Polisi di Shatin segera menangkap Terdakwa yang saat itu sedang berada di rumah majikan. Terdakwa selanjutnya di bawa ke Kantor Polisi Shatin untuk diperiksa dan kemudian Terdakwa diizinkan untuk tetap berada di rumah majikan dengan membayar uang jaminan sebesar HKD 200 (dua ratus Hong Kong dollar) ;
Pada tanggal 17 Juni 2018 Terdakwa membuat kesepakatan dengan NE untuk  bertemu kembali di daerah Sham Shui Po ( menjebak NE ) dan saat NE keluar dari MTR Sham Shui Poo Exit B2 Polisi Shatin dengan serentak menangkap NE dengan tuduhan telah memalsukan dokumen milik dari Terdakwa dan dipergunakan untuk meminjam uang di Finance ;
Hasil persidangan pada hari ini yaitu bahwa Jaksa Penuntut telah mencatat beberapa hal terkait keberadaan NE dan kasusnya akan disidangkan secara terpisah. Selanjutnya Pengacara menyatakan untuk menunggu hasil dari persidangan NE yang akan dijadikan sebagai patokan dalam persidangan Terdakwa NS dalam mengambil keputusan untuk mengakui perbuatan atau tidaknya, sehingga akhirnya Hakim memutuskan untuk menunda  Persidangan Perkara atas nama Terdakwa NS  sampai dengan tanggal 3 Agustus 2018.

Selamat Datang di Website Kejaksaan KJRI HongKong